05 April 2006

Pornografi Angkot

Woooi Indonesia,

Sering naik angkot alias ANGkutan KOTa?

Bagi yang mengandalkan jenis kendaraan umum ini, harap berhati-hati! Wahai Bapak-bapak, jangan sampai Anda terjebak di tengah-tengah perilaku menyimpang berbau pornografi...

Apa atau tepatnya siapa yang harus Anda waspadai?

Hemm... Waspadalah terhadap kehadiran setiap ibu-ibu yang membawa bayi...

Lho, kok?

Iya Pak, tanpa bisa Anda duga sebelumnya, mereka bisa saja tiba-tiba mengeluarkan [P]-nya dan sejurus kemudian tahu-tahu asyik menyusui alias meneteki bayinya!

Dan ini semua berada TEPAT di hadapan Anda wahai Bapak-bapak...

Wah wah... apa lagi kalau bukan PORNOGRAFI namanya?

Anehnya lagi, seringkali suami-suami mereka ADA di situ lho dan mereka SANTAI saja walaupun [P] istrinya dilihat tanpa sensor oleh laki-laki lain!

Ampuuun...

04 April 2006

Indonesia nan [Plintat] [Plintut]

Woooi Indonesia,

Beberapa waktu lalu saya dimintai tolong untuk membuat moto sebuah rumah makan. Yah.. kalau bahasa sononya sering juga disebut sebagai tagline.

Sebagaimana konsep dasar sebuah tagline, dia harus menarik dan tidak terlalu panjang. Untuk bisa berkesan dan memicu pembacanya agar bertindak sesuai dengan yang dikehendaki, maka biasanya digunakan kata-kata kuat (powerful words) dalam tagline tsb.

Dan coba tebak...

Ternyata sangat sangat sulit untuk membuat tagline dalam bahasa Indonesia!
Kalaupun ditemukan sebuah tagline yang lumayan, itupun sangat panjang dan bertele-tele.

Untuk menjelaskan sesuatu, kita orang Indonesia terbiasa untuk tidak langsung pada sasaran, sehingga hampir tidak ada kata-kata kuat (powerful words) dalam bahasa nasional kita. Kalaupun ada, jumlahnya jauh lebih sedikit dibandingkan dengan bahasa Inggris.

Coba saja simak kata-kata berikut:

Discover, Reveal, Increase, Rocket, Boost, Generate, dll

Kok rasanya susah ya menemukan kata-kata yang berkesan kuat seperti di atas dalam bahasa kita? Padahal ini baru secupik saja dari daftar panjang kata-kata kuat dalam bahasa Inggris!

Setelah dipikir-pikir, ternyata kita orang Indonesia sering tidak straight to the point (maaf ya saya pake istilah bahasa Inggris, abis bingung sih menemukan istilah yang pas dalam bahasa Indonesia! :-).

Kita seringkali memperhalus kalimat-kalimat kita serta asyik bermain dengan kata-kata. Namun justru inilah yang membuat kita seperti orang yang p l i n t a t p l i n t u t!

Coba kita lihat...

Lembaga Pemasyarakatan - kenapa nggak PENJARA aja sih?

Tuna Netra - BUTA kan lebih singkat?
(begitu pula dengan Tuna-tuna lainnya...)

Pekerja Seks Komersil - Aduh ampuuuuuun, sebut aja PELACUR!

Kejadian yang Tidak Diharapkan - itu sih namanya MUSIBAH...

Saya rasa cukup ya, sekedar buat contoh yang menggelikan :-)

Sudah gitu, setelah menggunakan kalimat-kalimat panjang untuk menjelaskan sesuatu, kita juga amat sangat gemar menggunakan singkatan!

LP, PSK, KDRT, dsb...

Pantas saja saya sangat kesulitan dalam membuat moto atau tagline yang singkat, padat dan berkesan. Pantesan juga banyak perusahaan lokal yang gemar menggunakan tagline dalam bahasa Inggris...

Apakah ini tanda bahwa kita tidak suka berterus terang?

03 April 2006

Gara-gara Blog, Dalam 10 Hari Rugi 10 Juta Dolar!

Badai blog bagi Kryptonite...

12 September 2005.
Seseorang membuat tulisan di sebuah grup diskusi online untuk komunitas pencinta sepeda. Apa yang ditulisnya? Kunci U merek Kryptonite yang sudah meluas penggunaannya ternyata dapat dibongkar dengan mudah menggunakan bolpen Bic...

Dua hari kemudian beberapa blog memuat video berisikan demonstrasi cara membongkar kunci sepeda tersebut.

16 September 2005.
Kryptonite mengeluarkan pernyataan lunak. Kunci U tersebut tetap aman digunakan dan tidak dapat dijebol oleh pencuri. Mereka juga berjanji akan mengeluarkan produk yang lebih kuat lagi.

Pernyataan ini tentu saja tidak memuaskan banyak pihak. Setiap hari para bloggers ada saja yang menulis tentang fakta memalukan ini serta mulai menceritakan pengalaman mereka masing-masing. Apa yang terjadi? Ratusan ribu orang membaca tulisan-tulisan mereka.

Setelah dipicu oleh beberapa blog, akhirnya New York Times dan Associated Press mempublikasikan cerita-cerita berkaitan dengan masalah kunci Kryptonite ini. Nah, artikel-artikel inilah yang kemudian menimbulkan reaksi berantai terhadap blog.

19 September 2005.
Technorati memperkirakan ada sekitar 1,8 juta orang yang membaca berbagai tulisan blog mengenai kasus kunci Kryptonite.

22 September 2005.
Akhir cerita, Kryptonite berjanji akan mengganti semua kunci yang sudah beredar. Berapa banyak? Yah.. jumlahnya sekitar 100.000 kunci baru senilai US$10 juta!

Wow! Hanya dalam 10 hari, bisa berakibat kehilangan 10 juta dolar...

Kekuatan blog ternyata luar biasa juga ya?